HUBUNGAN LAMANYA MENDERITA DIABETES MELLITUS DENGAN DERAJAT RETINOPATI DIABETIK DI POLI MATA RS BUDI KEMULIAAN KOTA BATAM TAHUN 2020-2022
DOI:
https://doi.org/10.37776/zked.v13i1.1154Abstract
Latar Belakang : Retinopati diabetik ialah salah satu kelainan mata tersering yang paling ditakuti karena berpotensi menyebabkan kebutaan permanen akibat komplikasi diabetes melitus (DM) pada mata. Risiko Retinopati Diabetik meningkat seiring bertambahnya usia dan lamanya mengidap Diabetes Melitus, sehingga penderita Diabetes Melitus yang berusia lanjut akan lebih rentan terhadap penyakit ini. Metode : Metode penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien di Poli Mata RS Budi Kemuliaan Kota Batam tahun 2020-2022 dengan jumlah sampel sebanyak 54 Pasien. Kemudian data dianalisis menggunakan Chi Square. Hasil : Dari hasil penelitian didapatkan bahwa lamanya menderita diabetes mellitus memiliki hubungan dengan derajat retinopati diabetik. Hasil uji statistic Chi Square didapatkan nilai p untuk lamanya menderita diabetes mellitus dengan derajat retinopati 0,014 (<0,05). Kesimpulan : Terdapat hubungan yang bermakna antara lamanya menderita diabetes mellitus dengan derajat retinopati diabetik di Poli Mata RS Budi Kemuliaan Kota Batam Tahun 2020-2022.Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Nopri Esmiralda, Zulkarnain Edward, Marvin Luckianto Chayadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Manuskrip yang diserahkan penulis haruslah sebuah karya yang tidak melanggar hak cipta (copyright) yang ada. Naskah yang dimasukkan harus yang belum pernah diterbitkan dan tidak dikirimkan pada waktu yang bersamaan kepada penerbit lain. Hak cipta atas semua material termasuk yang berbentuk cetak, elektronik dan bentuk lainnya dipegang oleh Zona Kedokteran. Setelah manuskrip telah melewati proses penyuntingan substansi dan positif diterima, penulis mengirimkan berkas Pernyataan Hak Cipta ke alamat redaksi Zona Kedokteran.