Hubungan Antara Anemia dalam Kehamilan dengan Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) di Rumah Sakit Budi Kemuliaan Kota Batam

Authors

  • Isra Thristy Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
  • Andi Ipaljri Fakultas Kedokteran, Universitas Batam
  • Octaliana Sihaloho Fakultas Kedokteran, Universitas Batam

DOI:

https://doi.org/10.37776/zked.v11i3.936

Abstract

Latar Belakang: Angka kematian ibu hamil masih terhitung tinggi dan merupakan masalah yang menjadi prioritas di bidang Kesehatan, salah satu penyebab kematian ibu hamil adalah anemia pada kehamilan. Angka prevalensi anemia dalam kehamilan di Asia adalah 49,4%. Prevalensi anemia dalam kehamilan di Indonesia tahun 2013 sebesar 37,1% dan pada tahun 2018 mengalami peningkatan sebesar 48,9%, anemia pada ibu hamil dihubungkan dengan meningkatnya kelahiran Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) dengan prevalensi kasus BBLR di Indonesia mencapai 10,5%. Prevalensi Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) di Kepuluan Riau sebesar 34%. Pada Rumah Sakit Budi Kemuliaan Kota Batam dari 20 kasus ibu hamil yang mengalami anemia terdapat 16 kasus Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) dan 4 kasus Berat Bayi Lahir Normal. Metode: Metode penelitian ini adalah Cross Sectional yang dilakukan di Rumah Sakit Budi Kemuliaan Kota Batam pada bulan Januari 2021. Jumlah sampel sebanyak 71 ibu hamil yang diambil menggunakan Teknik Simple Random Sampling. Hasil penelitian dianalisis dengan uji chi square. Hasil: Hasil uji chi square menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara Anemia dalam Kehamilan dengan Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) di Rumah Sakit Budi Kemuliaan Kota Batam dengan nilai p value = 0,000 (p<0,05). Simpulan: Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara anemia dalam kehamilan dengan Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) di Rumah Sakit Budi Kemuliaan Kota Batam.

Downloads

Published

2021-09-13