https://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/Keperawatan/issue/feed Zona Keperawatan: Program Studi Keperawatan Universitas Batam 2026-08-10T10:57:48+08:00 Ns. Angga Putri, S.Kep, M.Biomed zonakeperawatan@univbatam.ac.id Open Journal Systems <p align="justify">Zona Keperawatan is a peer-reviewed journal managed by the Batam University Nursing Study Program. Zona Keperawatan aims to publish articles in the field of nursing that make a significant contribution to the development of nursing science, including in the fields of Fundamentals of Nursing, Nursing Education, Management and Health System, Clinical Practice, Medical Surgical Nursing, Emergency Nursing, Psychology, Mental Health Nursing, Pediatric Nursing, Child Nursing, Maternity Nursing, Family in Nursing, Community Health Care, Entrepreneurship in Nursing and Various fields related to Health Informatics.</p> <p align="justify">Zona Keperawatan Consistent with its goals, Zona Keperawatan provides insights in the field of Nursing for academics, practitioners, researchers, regulators, students, and others interested in nursing development. Zona Keperawatan accepts quantitative or qualitative research manuscripts, written in Indonesian or English. Zona Keperawatan accepts manuscripts from Indonesian writers as well as writers from various parts of the world. Minimum 5 articles per number in one volume published in the Nursing Zone.</p> <p align="justify">Zona Keperawatan was first published in print media in December 2010 with two editions (December and June). Since October 2013, from Vol. 4 issue 1 (October), Zona Keperawatan publishes three editions per year; October, February and June.</p> https://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/Keperawatan/article/view/2277 HUBUNGAN PEMBERIAN ASI DENGAN KEJADIAN HIPERBILIRUBIN DI RUANGAN NICU RUMAH SAKIT HJ. BUNDA HALIMAH BATAM TAHUN 2024 2026-07-14T10:10:14+08:00 Angga Putri angga.putri@univbatam.ac.id Ulina Agnes Gracia nadeakulina28@gmail.com Nurhafizah Nurhafizah nurhafizah.nst@univbatam.ac.id <p>Kelainan hematologi atau hyperbilirubinemia merupakan penyebab morbiditas neonatal nomor 5 dengan prevalensi sebesar 5,6% setelah prematuritas, gangguan nafas, sepsis dan hipotermi. Berdasarkan data dari rekam medis di Rumah Sakit Hj. Bunda Halimah, didapatkan bahwa angka kejadian Hiperilirubinemia pada bulan Januari sampai dengan bulan Mei 2024 mencapai 92 kasus hyperbilirubinemia dengan kasus tertinggi pada bulan Februari dengan total 25 kasus. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adanya hubungan pemberian ASI dengan kejadian hiperbilirubin di ruangan NICU Rumah Sakit Hj. Bunda Halimah. Desain Penelitian ini adalah adalah survey analitik dengan menggunakan pendekatan cross-sectional study. Populasi penelitian ini adalah seluruh bayi dengan hiperbilirubin di ruangan Rumah Sakit Hj. Bunda Halimah, dengan sampel populasi 65 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik consecutive sampling. Lokasi penelitian di Rumah Sakit Hj. Bunda Halimah Kota Batam pada bulan Agustus. Alat pengumpulan data menggunakan rekam medik. Analisa data yang di gunakan adalah univariat distribusi frekuensi dan analisa bivariat melalui uji statistik chi-square. Hasil penelitian diperoleh kejadian hiperbilirubin pada bayi ditemukan sebanyak 13 bayi (56.6%) dan yang tidak mengalami kejadian hiperbilirubinemia sebanyak 10 bayi (43.5%), berdasarkan pemerian asi secara “Parsial” dengan kejadian hiperbilirubin pada bayi ditemukan sebanyak 20 bayi (74.1%) dan yang tidak mengalami kejadian hiperbilirubinemia sebanyak 7 bayi (25.9%), dan berdasarkan pemerian asi “Non-ASI” dengan kejadian hiperbilirubin pada bayi ditemukan sebanyak 8 bayi (53.3%) dan yang tidak mengalami kejadian hiperbilirubinemia sebanyak 7 bayi (46.7%), yang berarti tidak adanya hubungan yang bermakna antara status pemberian ASI dengan kejadian hiperbilirubinemia di ruangan NICU dan Perinatologi RS Hj. Bunda Halimah Batam.</p> 2026-08-10T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2026 Angga Putri, Ulina Agnes Gracia, Nurhafizah Nurhafizah https://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/Keperawatan/article/view/2278 THE EFFECT OF WALKING PHYSICAL ACTIVITY ON BODY MASS INDEX IN AN EFFORTS TO PREVENT OBESITY IN ADOLESCENTS AT STATE SENIOR HIGH SCHOOL 1 KUNDUR 2026-07-13T11:22:52+08:00 Dita Meilina ditameilina0@gmail.com Ana Faizah anafaizah@univbatam.ac.id Dedy Asep dedy.asep@univbatam.ac.id <p>The prevalence of obesity in adolescents in Kundur District shows a figure of 13.98% with risk factors in the form of high screen time and low walking activity. This study aims to determine the effect of physical activity of walking on body mass index as an effort to prevent obesity in adolescents at SMA Negeri 1 Kundur. The study design used One Group Pretest-Posttest Design with a population of 336 students and a sample of 36 respondents selected using purposive sampling technique. The inclusion criteria were adolescents with a BMI of 25-27kg/m². The intervention in the form of physical activity of walking for 60 minutes was carried out 4 times a week for 4 weeks. Data were analyzed using the Shapiro-Wilk normality test and paired t-test. The average BMI value before the intervention was 26.13 0.44kg/m², while after the intervention it became 25.59±0.58kg/m². A total of 29 respondents (80.6%) experienced a decrease in BMI, 7 respondents (19.4%) maintained their BMI, and 5 respondents (13.9%) experienced a change in category from obese to normal. The paired t-test results showed a significant decrease (p-value 0.000&lt; 0.05) with a t-value of 5.984. There is a significant effect of walking physical activity on reducing body mass index in adolescents at SMA Negeri 1 Kundur. Walking physical activity can be an effective intervention to prevent obesity in adolescents by significantly reducing BMI.</p> 2026-08-10T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2026 Dita Meilina, Ana Faizah, Dedy Asep https://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/Keperawatan/article/view/2286 HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEMAMPUAN SOSIALISASI PADA ANAK PRASEKOLAH USIA 4-6 TAHUN DI TK NEGERI PEMBINA II BATAM TAHUN 2025 2026-07-13T11:29:22+08:00 Tasya Susanti tasyasusanti09@gmail.com Lisastri Syahrias lisastri.syahrias@univbatam.ac.id Ika Novita Sari ikanovitasari@univbatam.ac.id <p>Perkembangan kemampuan sosialisasi juga salah satu aspek penting dalam tumbuh kembang anak usia prasekolah, karena menjadi dasar bagi anak untuk menjalin interaksi positif dengan lingkungan sosialnya. Pola asuh yang diterapkan orang tua berperan besar dalam membentuk perilaku sosial anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola asuh orang tua dengan kemampuan sosialisasi anak usia 4–6 tahun di TK Negeri Pembina II Batam pada tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini terdiri dari 164 orang tua yang memiliki anak usia 4–6 tahun, dan sebanyak 62 responden dipilih sebagai sampel melalui teknik purposive sampling. Variabel independen adalah pola asuh orang tua, sedangkan variabel dependen adalah kemampuan sosialisasi anak. Data diperoleh melalui kuesioner untuk mengukur pola asuh serta lembar observasi untuk menilai kemampuan sosialisasi anak. Analisis data dilakukan melalui tahapan editing, coding, scoring, dan tabulating, kemudian diuji menggunakan statistik Chi-square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Dimana hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua menerapkan pola asuh demokratis (48 responden atau 77,4%), dan sebagian besar anak menunjukkan kemampuan sosialisasi yang berkembang sangat baik (41 responden atau 66,1%). Hasil uji Chi-square menunjukkan nilai p = 0,000 (p &lt; 0,05), yang pasti terdapat hubungan yang bermakna antara pola asuh orang tua dengan kemampuan sosialisasi anak usia prasekolah.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Keywords: Pola Asuh, Kemampuan Sosialisasi</p> 2026-08-10T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2026 Tasya Susanti, Lisastri Syahrias, Ika Novita Sari https://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/Keperawatan/article/view/2288 THE RELATIONSHIP BETWEEN OLDER ADULTS’ INDEPENDENCE AND THEIR ABILITY TO PERFORM ACTIVITIES OF DAILY LIVING (ADL) AT RUMAH BAHAGIA KAWAL, BINTAN REGENCY IN 2024 2026-07-13T11:28:05+08:00 Muhamin Fikri muhaiminfikri90@gmail.com Nurhafizah Nasution nurhafizah.nst@univbatam.ac.id Cica Maria cica.maria@univbatam.ac.id <h3 style="text-align: justify; margin: 0cm 2.45pt .0001pt 0cm;"><span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt; font-weight: normal; font-style: normal;">Older adults are individuals aged 60 years and over who have entered the later stage of life and may experience a decline in functional independence. A preliminary survey at Rumah Bahagia Kawal, Bintan Regency, identified 38 older adults, consisting of 26 women and 12 men, with varying levels of ability to perform Activities of Daily Living (ADL). This study aimed to determine the relationship between the level of independence of older adults and their ability to perform ADL at Rumah Bahagia Kawal, Bintan Regency, in 2024. This study employed an observational analytic design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 38 older adults selected using total sampling. Data were analyzed using univariate and bivariate analyses with the Chi-square test. The results showed that 26 older adults (68.4%) had a high level of independence, while 12 (31.6%) had a low level of independence. Regarding ADL ability, 3 older adults (7.9%) were totally dependent, 7 (18.4%) severely dependent, 7 (18.4%) moderately dependent, 10 (26.3%) mildly dependent, and 11 (28.9%) were independent. The Chi-square test showed a significant relationship between the level of independence and ADL ability (p=0.000 &lt; 0.05). Therefore, there is a significant relationship between older adults’ independence and their ability to perform ADL.</span></h3> 2026-08-10T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2026 Muhamin Fikri, Nurhafizah Nasution, Cica Maria https://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/Keperawatan/article/view/2291 HUBUNGAN PERUBAHAN FISIK DAN KECEMASAN SELAMA KEHAMILAN DENGAN KUALITAS TIDUR IBU HAMIL DI PUSKESMAS SEI LANGKAI KOTA BATAM TAHUN 2025 2026-07-13T10:52:44+08:00 Silvia Maria Maria silviamariacristin.s@gmail.com Ika Novita Sari ikanovitasari@univbatam.ac.id Angga Putri anggaputri@univbatam.ac.id <p>Kehamilan menyebabkan perubahan fisik dan psikologis yang dapat memengaruhi kualitas tidur ibu hamil. Ketidaknyamanan akibat perubahan fisik serta kecemasan menjelang persalinan merupakan faktor yang sering berkontribusi terhadap gangguan tidur. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan perubahan fisik dan kecemasan dengan kualitas tidur ibu hamil di Puskesmas Sei Langkai, Kota Batam, tahun 2025. Penelitian menggunakan desain analitik cross-sectional dengan sampel 54 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner perubahan fisik, kuesioner kecemasan, dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan 48,1% responden mengalami perubahan fisik berat, 57,4% mengalami kecemasan berat, dan 72,2% memiliki kualitas tidur yang buruk. Terdapat hubungan yang bermakna antara perubahan fisik dengan kualitas tidur (p=0,001) dan antara kecemasan dengan kualitas tidur (p=0,005). Kecemasan merupakan faktor yang lebih dominan berhubungan dengan kualitas tidur. Disimpulkan bahwa perubahan fisik dan kecemasan berhubungan dengan kualitas tidur ibu hamil. Tenaga kesehatan disarankan memberikan edukasi, konseling, dan pendampingan untuk mengurangi kecemasan serta membantu ibu hamil beradaptasi terhadap perubahan fisik sehingga kualitas tidur dapat ditingkatkan.</p> <p><strong>Kata kunci:</strong> Kecemasan; Kehamilan; Kualitas tidur; Perubahan fisik; PSQI</p> 2026-08-10T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2026 Silvia Maria Maria, Ika Novita Sari, Angga Putri https://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/Keperawatan/article/view/2292 THE RELATIONSHIP OF SELF CARE WITH THE QUALITY OF LIFE OF DIABETES MELLITUS PATIENTS AT SEI LANGKAI HEALTH CENTER 2026-07-13T11:14:54+08:00 Eva Susanti Saragih 51122025@univbatam.ac.id Ratna Dewi Silalahi 51122025@univbatam.ac.id Nurhafizah Nasution 51122025@univbatam.ac.id <p>Batam City has the highest estimated number of diabetes mellitus (DM) sufferers compared to districts/cities in the Riau Islands province of 20,338 people, with service coverage of 17,592 people (86%). An initial survey at the Sei Langkai Community Health Center found an increase in cases from 2021 to 2023. Most diabetes mellitus (DM) patients do not know self-care well, so this is followed by a decline in quality of life. The aim of this research is to determine the relationship between self-care and the quality of life of Diabetes Mellitus patients. The design of this research is correlational analytic with a cross sectional approach. The sample in this study was 77 diabetes mellitus patients who visited the Sei Langkai Community Health Center in 17 July- 07 August 2024, who were taken using a consecutive sampling technique. The instruments in this study used the Summary of Diabetes Self-Care Activities (SDSCA) and Diabetes Quality of Life (DQOL). The results of univariate analysis showed that the majority of Diabetes Mellitus patients had poor self- care behavior, namely 56 people (72.7%) and 58 people (75.3%) had poor quality of life. The results of the chi square statistical test obtained a p value of 0.000 &lt;0.05, it can be concluded that there is a significant relationship between self-care and the quality of life of diabetes mellitus patients at the Sei Langkai Community Health Center in 2024. It is hoped that the nursing profession and other health workers can provide motivation, intervention, as well as further health education related to self-care for DM sufferers in improving health status and quality of life.</p> 2026-08-10T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2026 Eva Susanti Saragih, Ratna Dewi Silalahi , Nurhafizah Nasution