ANALISA PENGARUH PARAMETER PENGELASAN WPS DAN NON WPS TERHADAP PENGUJIAN DESTRUKTIF PROSES SMAW PADA MATERIAL S355J2

Bend test; Destructive Test (DT); Impact Charpy Test; Tensile test; Welding procedure specification (WPS).

Authors

  • Tanto Suharjo Universitas Batam
  • Sony Liston Universitas Batam
  • Ridha Siddiq Universitas Batam
  • Dwisari Hutasoit Universitas Batam

Abstract

Untuk memperoleh hasil pengelasan yang optimal maka sudah seharusnya perusahaan membuat atau memiliki standar prosedur dalam pengelasan untuk menjadi acuan dalam bekerja. Suatu welding procedure (prosedur pengelasan) akan merinci tahap- tahap pengelasan atau penyambungan yang akan dilakukan serta menentukan nilai-nilai atau batasan nilai untuk semua variabel yang dapat dikontrol selama proses pengelasan dan bahan yang digunakan memiliki standard operational prosedur yang dikenal dengan welding procedure specification (WPS). Pada penelitian ini penulis akan melakukan eksperimen terhadap material dengan perbandingan Parameter pengelasan mengikuti WPS dan yang tidak mengikuti WPS. Dari hasil penelitian didapatkan hasil pengujian DT mengikuti WPS mendapatkan hasil accepted dengan nilai UTS 570 N/mm pada tensile test, No discontinuity pada bend test, dan nilai rata-rata di atas 50J pada impact charpy test sedangkan hasil pengujian DT tidak mengikuti WPS mendapatkan hasil failed pada impact charpy test dengan nilai rata-rata kurang dari 50J. Kata Kunci: Bend test; Destructive Test (DT); Impact Charpy Test; Tensile test; Welding procedure specification (WPS).

Downloads

Published

2026-08-07

Issue

Section

Articles