https://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/Mesin/issue/feed Zona Mesin: Program Studi Teknik Mesin Universitas Batam 2026-08-07T17:09:10+08:00 Ir. Abdul Hamid, ST, M.Si, Ph.D zonamesin@univbatam.ac.id Open Journal Systems <p align="justify">Zona Mesin adalah jurnal peer-review yang dikelola oleh Program Studi Teknik Mesin Universitas Batam. Zona Mesin bertujuan untuk mempublikasikan artikel di bidang Teknik Mesin yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan ilmu Teknik Mesin dan proses permesinan umumnya di Indonesia dan di dunia. Zona Mesin Konsisten dengan tujuannya, Zona Mesin memberikan wawasan di bidang teknik mesin Mesin dan keteknikan <em>(Engineering)</em> untuk akademisi, praktisi, peneliti, industri, mahasiswa, dan pihak lain yang tertarik dalam pengembangan Teknik Mesin. Zona Mesin menerima naskah penelitian experimentory, laboratory, artikel ilmiah, baik yang ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris. Zona Mesin menerima manuskrip dari penulis Indonesia dan juga penulis dari berbagai belahan dunia.</p><p align="justify">Zona Mesin ini terbit perdana dalam media cetak pada bulan Desember Tahun 2010 dengan terbit dua edisi (Desember dan Juni). Sejak April 2014 dari Vol 4 terbitan No 1 (April), Zona Mesin menerbitkan tiga edisi per tahun yaitu April, Agustus dan Desember.</p> https://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/Mesin/article/view/2317 ANALYSIS OF THE EFFECT OF ADDITIONAL TWIST ANGLE ON ENDURANCE AND RANGE OF MALE UNMANNED AIRCRAFT USING ANSYS SIMULATION 2026-07-27T13:21:10+08:00 Abdul malik Made malikmade@univbatam.ac.id Galang Fitrah Ramadhan malikmade@univbatam.ac.id Rapiansyah Putra malikmade@univbatam.ac.id <p>This study aims to analyze the effect of twist angle variations on the endurance and range of a Medium Altitude Long Endurance (MALE) unmanned aerial vehicle (UAV). The research method uses Computational Fluid Dynamics (CFD) simulation with ANSYS Fluent 17.2 at a taper ratio configuration of 0.2. Validation is carried out by comparing the results of the NACA 0012 airfoil simulation to experimental data (CL difference &lt;2%). Mesh independence tests prove solution convergence, with a CL difference &lt;1% between the medium and fine meshes. Four twist angle variations were tested (0°, -3°, -5°, and -8°) at an angle of attack range of 0°–12°. The results show that the -5° twist configuration provides optimum performance with a constant altitude endurance of 42.51 hours (77.8% increase), a constant speed endurance of 39.52 hours (66.3% increase), and a range of 9,274.50 km (68.1% increase). Pressure distribution and spanwise circulation confirmed that a washout of -5° approximates an ideal elliptical distribution, significantly reducing induced drag. The study concluded that a twist angle of -5° is the optimum configuration for improving cruise performance of MALE aircraft.</p> <p><strong>Keywords: ANSYS Simulation; Endurance; MALE Unmanned Aircraft; Range; Twist Angle.</strong></p> <p> </p> 2026-08-07T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2026 Abdul malik Made, Galang Fitrah Ramadhan, Rapiansyah Putra https://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/Mesin/article/view/2320 ANALISA PENGARUH VARIASI WAKTU DAN SUHU POST WELD HEAT TREATMENT TERHADAP NILAI KEKERASAN PADA HASIL PENGELASAN FCAW BAJA KARBON API 5L X65 2026-07-27T20:28:09+08:00 Sony Liston sonyliston@univbatam.ac.id Basuki Rahmat basukirahmat@univbatam.ac.id Muhammad Faiz Dwisusilo mfaiz2825@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi waktu dan suhu <em>Post Weld Heat Treatment (PWHT) </em>terhadap nilai kekerasan, hasil pengelasan metode <em>Flux Cored Arc Welding (FCAW) </em>pada baja karbon API 5L X65. Pengujian kekerasan metode <em>Vickers </em>dilakukan pada tiga area utama yaitu <em>Base Metal (BM)</em>, <em>Heat Affected Zone (HAZ)</em>, dan <em>Weld Metal (WM)</em>. Tiga perlakuan <em>PWHT </em>diterapkan, yaitu mengikuti standar <em>AWS D1.1/D1.1M </em>serta dua variasi waktu dan suhu. Hasil pengujian menunjukkan bahwa proses <em>PWHT </em>mengikuti standar <em>AWS </em>menghasilkan nilai rata-rata terendah dengan <em>BM </em>(164–166 <em>HV</em>10), <em>HAZ </em>(183–186 <em>HV</em>10), dan <em>WM </em>(205 <em>HV</em>10). Perlakuan variasi pertama menunjukkan peningkatan kekerasan pada <em>BM </em>(187 HV10), <em>HAZ </em>(199–201 <em>HV</em>10), dan <em>WM </em>(217–219 <em>HV</em>10), sedangkan variasi kedua menghasilkan nilai tertinggi dengan <em>BM </em>(192–193 <em>HV</em>10), <em>HAZ </em>(215 <em>HV</em>10), dan <em>WM </em>(235-237 <em>HV</em>10). Seluruh hasil <em>PWHT </em>standar <em>AWS </em>berada di bawah batas maksimum 240 <em>HV </em>yang direkomendasikan, sementara variasi waktu dan suhu mendekati batas tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa parameter <em>PWHT </em>yang sesuai standar lebih efektif dalam menurunkan nilai kekerasan, mengurangi risiko retak dingin, serta meningkatkan ketangguhan sambungan las.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong><em>API 5L X65</em><em>; </em><em>FCAW</em><em>;</em> Kekerasan<em>; </em><em>PWHT</em><em>; </em><em>Vickers</em></p> 2026-08-07T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2026 Sony Liston, Basuki Rahmat, Muhammad Faiz Dwisusilo https://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/Mesin/article/view/2322 ANALISA PENGARUH PARAMETER PENGELASAN WPS DAN NON WPS TERHADAP PENGUJIAN DESTRUKTIF PROSES SMAW PADA MATERIAL S355J2 2026-07-28T18:48:47+08:00 Tanto Suharjo suharjono@univbatam.ac.id Sony Liston suharjono@univbatam.ac.id Ridha Siddiq suharjono@univbatam.ac.id Dwisari Hutasoit suharjono@univbatam.ac.id <p>Untuk memperoleh hasil pengelasan yang optimal maka sudah seharusnya perusahaan membuat atau memiliki standar prosedur dalam pengelasan untuk menjadi acuan dalam bekerja. Suatu <em>welding procedure </em>(prosedur pengelasan) akan merinci tahap- tahap pengelasan atau penyambungan yang akan dilakukan serta menentukan nilai-nilai atau batasan nilai untuk semua variabel yang dapat dikontrol selama proses pengelasan dan bahan yang digunakan memiliki standard operational prosedur yang dikenal dengan <em>welding procedure specification </em>(WPS). Pada penelitian ini penulis akan melakukan eksperimen terhadap material dengan perbandingan Parameter pengelasan mengikuti WPS dan yang tidak mengikuti WPS. Dari hasil penelitian didapatkan hasil pengujian DT mengikuti WPS mendapatkan hasil accepted dengan nilai UTS 570 N/mm pada tensile test, No discontinuity pada bend test, dan nilai rata-rata di atas 50J pada impact charpy test sedangkan hasil pengujian DT tidak mengikuti WPS mendapatkan hasil failed pada impact charpy test dengan nilai rata-rata kurang dari 50J.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> <em>B</em><em>end test</em><em>;</em> <em>Destructive Test </em>(DT); <em>I</em><em>mpact </em><em>C</em><em>harpy </em><em>T</em><em>est</em><em>;</em> <em>Tensile test</em><em>; </em><em>Welding procedure specification </em>(WPS).</p> 2026-08-07T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2026 Tanto Suharjo, Sony Liston, Ridha Siddiq, Dwisari Hutasoit https://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/Mesin/article/view/2325 PENERAPAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS MELALUI PENGUKURAN OVERALL EQUIPMENT EFECTIVENESS PADA MESIN BOILER DI PT ASIA PAPERINDO PERKASA 2026-07-29T08:07:13+08:00 Theofilus Purnama Putra suharjo@univbatam.ac.id Abdul Hamid suharjo@univbatam.ac.id Pantun Gurning suharjo@univbatam.ac.id <p><em>This study analyzes the application of Total Productive Maintenance (TPM) to improve the productivity of boiler machines at PT Asia Paperindo Perkasa through the measurement of Overall Equipment Effectiveness (OEE) which includes the aspects of availability, performance, and quality. Downtime data for the year 2024 shows an average OEE value of 62.41%, far below the industry standard of 85%, with the main causes including steam pipe leaks, burner shaft damage, limited labor, and lack of planned maintenance. The methods used include field observations, operational data collection, OEE calculations, and root cause analysis using Pareto diagrams and Fishbone diagrams. The research results confirm that the consistent application of TPM especially the pillars of Planned Maintenance and Autonomous Maintenance can reduce downtime frequency, improve</em> <em>steam supply reliability, and support the achievement of production targets. In conclusion, the success of improving boiler machine effectiveness. requires a combination of preventive and predictive maintenance strategies, improvement of operator competencies, and the availability of critical spare parts to ensure the continuity of the company's productivity and operational efficiency.</em></p> <p><strong><em>Keywords: </em></strong><em>Autonomous </em><em>;</em> <em>Boiler</em> <em>;</em> <em>Equipment</em><em> ;</em> <em>Maintenance</em><em> ; </em><em>Planned</em><em>.</em></p> 2026-08-07T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2026 Theofilus Putra, Abdul Hamid, Pantun Gurning https://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/Mesin/article/view/2327 OPTIMALISASI EFISIENSI HEAT EXCHANGER (E-8-14A) PADA HYDROGEN PLANT UNIT RU V, STUDI KASUS DI PERTAMINA BALIKPAPAN 2026-07-29T12:13:48+08:00 ridha siddiq siddiq rdhsiddiq@gmail.com Abdul Hamid rdhsiddiq@gmail.com Unedo Aprialdy Sitanggang rdhsiddiq@gmail.com Zikri rdhsiddiq@gmail.com <p>Pemeliharaan yang efektif pada heat exchanger (HE) sangat penting untuk memastikan efisiensi operasional yang tinggi dan memperpanjang umur alat. Artikel ini memberikan saran praktis bagi pihak industri terkait pemeliharaan dan perawatan heat exchanger. Beberapa langkah yang disarankan antara lain: penerapan pemeliharaan preventif rutin, pemantauan kondisi alat secara real-time, pemilihan bahan pembersih yang tepat, pelatihan operator dan tim pemeliharaan, serta pengelolaan kualitas air yang masuk ke sistem. Selain itu, penggunaan teknologi anti-fouling, analisis data kinerja, dan evaluasi desain sistem secara berkala juga penting untuk mengoptimalkan kinerja heat exchanger. Implementasi saran-saran ini dapat membantu industri untuk mengurangi downtime, biaya perbaikan, dan meningkatkan efisiensi operasional jangka panjang.</p> 2026-08-07T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2026 Ridha, Abdul Hamid, Unedo Aprialdy Sitanggang, Zikri