Zona Mesin: Program Studi Teknik Mesin Universitas Batam https://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/Mesin <p align="justify">Zona Mesin adalah jurnal peer-review yang dikelola oleh Program Studi Teknik Mesin Universitas Batam. Zona Mesin bertujuan untuk mempublikasikan artikel di bidang Teknik Mesin yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan ilmu Teknik Mesin dan proses permesinan umumnya di Indonesia dan di dunia. Zona Mesin Konsisten dengan tujuannya, Zona Mesin memberikan wawasan di bidang teknik mesin Mesin dan keteknikan <em>(Engineering)</em> untuk akademisi, praktisi, peneliti, industri, mahasiswa, dan pihak lain yang tertarik dalam pengembangan Teknik Mesin. Zona Mesin menerima naskah penelitian experimentory, laboratory, artikel ilmiah, baik yang ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris. Zona Mesin menerima manuskrip dari penulis Indonesia dan juga penulis dari berbagai belahan dunia.</p><p align="justify">Zona Mesin ini terbit perdana dalam media cetak pada bulan Desember Tahun 2010 dengan terbit dua edisi (Desember dan Juni). Sejak April 2014 dari Vol 4 terbitan No 1 (April), Zona Mesin menerbitkan tiga edisi per tahun yaitu April, Agustus dan Desember.</p> en-US zonamesin@univbatam.ac.id (Ir. Abdul Hamid, ST, M.Si, Ph.D) lppm@univbatam.ac.id (Ns. Mutia Amalia Lubis, M.Kep) Thu, 05 Feb 2026 15:22:07 +0800 OJS 3.3.0.10 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 ANALISA KOMBINASI PEMAKAIAN MEREK CAT DI SISTEM 3 COATS EPOXY PADA PRODUK METERING SKID https://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/Mesin/article/view/2133 <p><em>Coating </em>adalah salah satu cara untuk pencegahan dan perlindungan terhadap korosi dengan cara melapisi suatu cairan yang melekat pada permukaan benda kerja.Tujuan utama adalah perngecatan adalah memberikan suatu proteksi terhadap korosi dan keindahan. Seiring perkembangan dunia industri cat, beberapa merek cat menjadi produk unggulan dipasaran. Maka timbulah permasalahan kebutuhan pasar tidak seimbang dengan ketersedian produk tersebut. Tujuan penelitian ini untuk membantu permasalahan tersebut dengan cara mengombinasikan pemakaian produk merek cat yang berbeda di sistem 3 <em>coats epoxy </em>pada produk <em>Metering Skid </em>khususnya pada material baja karbon rendah SS275 JO/JR. Metode yang digunakan dengan membuat 8 <em>test specimen </em>memakai 2 merek cat yang berbeda dengan mengatur posisi setiap lapisan cat. Proses pengujian ini dilakukan dengan mengacu pada sistem spesifikasi standart. Perlakuan pengujian ini mengunakan metode <em>pull off test </em>berdasarkan ASTM 4541 dengan hasil minimum 3 MPA <em>(Ref, Standard Specification: Coating Specification for Offshore and Onshore Facilities D-G-BU-DD3-STS-GN-98-0002 Rev.3. paragraph 10.4)</em>. Hasil pengujian diperoleh bahwa setiap <em>test specimen </em>memiliki nilai adhesi diatas rata rata yang ditentukan oleh standart spesifikasi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemakaian 2 produk merek cat yang berbeda bisa dilakukan dengan syarat digunakan pada servis / lingkungan yang sama serta memiliki <em>generic </em>cat yang sejenis.</p> Sony Liston Copyright (c) 2026 Sony Liston https://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/Mesin/article/view/2133 Thu, 05 Feb 2026 00:00:00 +0800 ANALISA PENYEBAB TERJADINYA FUNGI PADA MESIN PESAWAT YANG DI PRESERVASI https://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/Mesin/article/view/2137 <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Pertumbuhan <em>fungi </em>pada mesin pesawat yang telah dipreservasi merupakan masalah serius dalam industri penerbangan karena dapat mengancam keselamatan dan keandalan penerbangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab terjadinya pertumbuhan <em>fungi </em>pada mesin pesawat yang dipreservasi dengan fokus pada faktor lingkungan, metode preservasi, dan proses pemeliharaan.</p> <p>Metodologi penelitian melibatkan studi literatur untuk memahami konsep dasar tentang preservasi, pertumbuhan <em>fungi</em>, dan faktor-faktor yang mempengaruhi interaksi antara <em>fungi </em>dan mesin pesawat. Data dan sampel diperoleh dari mesin pesawat yang telah dipreservasi dan terpapar lingkungan hangar. Berdasarkan temuan ini, penelitian ini merekomendasikan adopsi langkah-langkah pencegahan yang lebih baik dalam preservasi mesin pesawat, termasuk pemantauan lingkungan penyimpanan yang lebih ketat, pemilihan metode preservasi yang lebih tepat, dan penerapan prosedur pemeliharaan yang benar. Studi ini berpotensi memberikan kontribusi penting bagi industri penerbangan dalam upaya meningkatkan keselamatan, keandalan, dan kinerja mesin pesawat dengan mengurangi risiko pertumbuhan <em>fungi </em>yang merugikan.</p> <h1><strong>Kata Kunci: </strong>Pertumbuhan fungi, mesin pesawat, preservasi, faktor lingkungan</h1> tanto suharjo, basuki Copyright (c) 2026 tanto suharjo, basuki https://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/Mesin/article/view/2137 Thu, 05 Feb 2026 00:00:00 +0800 ANALISA PERHITUNGAN KEBUTUHAN DAYA MESIN KAPAL TUGBOAT GT. 244 https://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/Mesin/article/view/2138 <p>Sistem penggerak kapal merupakan salah satu aspek penting dalam perencanaan dan pengoperasian kapal, dimana penentuan daya mesin utama sangat dipengaruhi oleh besarnya kapal yang dihasilkan oleh bentuk lambung. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai tahanan kapal serta mencerminkan kebutuhan daya mesin utama pada kapal Tugboat GT.244. Metode penelitian diawali dengan melakukan redesain lambung kapal Tugboat GT.244 untuk memperoleh model kapal tiga dimensi menggunakan perangkat lunak Maxsurf. Selanjutnya perhitungan kapal dilakukan menggunakan metode Holtrop pada modul Maxsurf Resistance dengan variasi kecepatan untuk menganalisis karakteristik aliran dan nilai tahanan yang dihasilkan. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa pada kecepatan maksimum 11 knot, nilai tahanan total sebesar 54,9 kN. Berdasarkan nilai ketahanan tersebut, perhitungan kebutuhan daya mesin dilakukan menggunakan metode Guldhammer–Harvald melalui tahapan perhitungan Effective Horse Power (EHP), Delivered Horse Power (DHP), Shaft Horse Power (SHP), dan Brake Horse Power (BHP). Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai BHP lambung kapal bersihsebesar 78,46% dan BHP ssebesar 49,83%.</p> Abdul malik Made Copyright (c) 2026 Abdul malik Made https://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/Mesin/article/view/2138 Thu, 05 Feb 2026 00:00:00 +0800 ANALISIS PENGARUH FLATTENING TERHADAP HASIL UJI TARIK MENGGUNAKAN METODE EKSPERIMEN PADA PIPA BAJA KARBON API X65 DENGAN DIAMETER 52” DAN KETEBALAN 25MM https://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/Mesin/article/view/2135 <p>Pengujian tarik menggunakan flattening akan memberikan dampak seperti menggurangi young modulus dan yield strength. Kuat tarik tidak terpengaruh banyak dan regangan untuk flattening justru lebih besar. Pengaruh <em>flattening </em>terhadap <em>young modulus</em>, kuat luluh, kuat Tarik dan regangan pada hasil uji Tarik adalah memberikan dampak seperti menggurangi <em>young modulus (379.6 Gpa ke 128.0Gpa) </em>dan <em>yield strength (</em>493 N/mm<sup>2</sup> ke 412 N/mm<sup>2</sup>) serta kuat tarik tidak terpengaruh banyak (617 N/mm<sup>2</sup> ke 584 N/mm<sup>2</sup>) dan regangan untuk flattening justru lebih besar 47% ke 36% untuk non-flattening. Bisa disimpulkan bahwa penggunaan metode flattening bisa mengakibatkan kegagalan pada production test yang mengakibatkan reject pada pengujian tarik di pipa baja karbon API X65. Untuk persyaratan API X65 dengan yield strength 450 N/mm2 , hasil pengujian kita dengan konstan mendapatkan hasil dibawah minimum yaitu 430 N/mm2, 448 N/mm2, 447 N/mm2 dan 412 N/mm2 untuk spesimen uji tarik dengan metode flattening.</p> Rapiansyah Putra Copyright (c) 2026 RAPIANSYAH PUTRA https://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/Mesin/article/view/2135 Thu, 05 Feb 2026 00:00:00 +0800 PENERAPAN VALUE ENGINEERING PENERAPAN VALUE ENGINEERING PADA PROSES DRILLING CNC PADA KOMPONEN UPPER FRAME 6020 UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI BIAYA DAN WAKTU https://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/Mesin/article/view/2134 <p>Dalam industri alat berat, efisiensi proses produksi merupakan faktor krusial untuk menjaga daya saing dan keberlangsungan bisnis. Komponen Upper Frame 6020 pada alat berat seperti excavator memerlukan proses drilling yang presisi, namun seringkali menghadapi tantangan berupa tingginya biaya operasional dan waktu pengerjaan yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Value Engineering (VE) dalam proses drilling CNC pada komponen tersebut guna meningkatkan efisiensi biaya dan waktu tanpa mengurangi kualitas produk.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan tahapan Value Engeneering (VE) meliputi informasi, analisis fungsi, kreativitas, evaluasi, dan implementasi. Data primer diperoleh melalui wawancara dan pengujian langsung, sedangkan data sekunder berasal dari dokumen teknis dan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan VE berhasil mengurangi cycle time dari 0,973 jam menjadi 0,367 jam (efisiensi waktu 62,3%), serta menurunkan biaya listrik dan tenaga kerja masing-masing sebesar 62,3%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode Value Engineering efektif dalam meningkatkan efisiensi proses drilling CNC pada komponen Upper Frame 6020, serta memberikan kontribusi nyata terhadap penghematan biaya dan waktu produksi. Penelitian ini juga merekomendasikan penerapan VE pada proses machining lainnya serta integrasi dengan prinsip Lean Manufacturing untuk efisiensi yang lebih luas.</p> tanto suharjo Copyright (c) 2026 tanto suharjo https://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/Mesin/article/view/2134 Thu, 05 Feb 2026 00:00:00 +0800 ANALISA DROPPING PRODUK KAPASITOR ELEKTROLIT PADA MESIN AGING TESTING SORTING TIPE ATS – 100 JH DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DI PT RI https://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/Mesin/article/view/2140 <p><em>Dropping</em> produk kapasitor merupakan salah satu penyebab cacat fisik yang terjadi selama proses produksi di PT RI, khususnya mesin <em>Aging Testing and Sorting</em> (ATS) tipe 100 JH. <em>Dropping</em> ini terjadi saat kapasitor gagal masuk dari <em>chuck insertion</em> ke <em>holder belt conveyor</em>, yang menyebabkan kapasitor jatuh kelantai dan langsung dikategorikan sebagai <em>reject</em>. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kegagalan yang terjadi menggunakan metode <em>Failure Method and Effect Analysis</em> (FMEA) dan memberikan rekomendasi perbaikan berdasarkan perhitungan <em>Risk Priority Number</em> (RPN).Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data diperoleh melalui onservasi langsung, dokumentasi produksi, dan wawancara operator dan teknisi. Setiap potensi kegagalan pada proses transfer kapasitor dianalisis berdasarkan tiga point parameter. <em>Severity</em> (tingkat keparahan),<em>Occurance</em> (frekuensi kejadian) dan <em>Detection </em>(kemungkinan terdeteksi). Nilai – nilai ini digunakan untuk menghitung RPN dari masing – masing mode kegagalan. Hasil analisa menunjukkan bahwa <em>dropping</em> produk disebabkan oleh kombinasi dari tidak adanya penahan kapasitor (<em>guide)</em> di <em>linear feeder</em>, <em>chuck </em>tidak terbuka/tertutup dengan optimal, serta beberapa mode kegagalan lainnya. Mode kegagalan dengan nilai RPN tertinggi, menunjukkan prioritas tinggi untuk tindakan perbaikan. Penelitian ini merekomendasikan evaluasi berkala dan penggantian komponen sebagai bagian dari sistem <em>preventive maintenance</em></p> Settingstanto suharjo, Eko Dani Sitio, Zikri Copyright (c) 2026 Settingstanto suharjo, Eko Dani Sitio, Zikri https://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/Mesin/article/view/2140 Thu, 05 Feb 2026 00:00:00 +0800