https://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/Sipil/issue/feedZona Sipil: Program Studi Teknik Sipil Universitas Batam2026-01-28T14:03:27+08:00Ir. Panusunan, M.Akzonasipil@univbatam.ac.idOpen Journal Systems<p align="justify">Zona Sipil adalah jurnal peer-review yang dikelola oleh Program Studi Teknik Sipil Universitas Batam. Zona Sipil bertujuan untuk mempublikasikan artikel di bidang Teknik Sipil, diantaranya di bidang Konstruksi Gedung, Konstruksi Jembatan & Dermaga, Konstruksi Rangka Baja, Konstruksi Jalan Raya dan Drainase pengairan. Zona Sipil Konsisten dengan tujuannya serta memberikan wawasan di bidang Teknik Sipil untuk para akademisi, praktisi, peneliti, regulator, mahasiswa, dan pihak lain yang tertarik didalam pengembangannya. Zona Sipil menerima naskah penelitian kuantitatif atau kualitatif, yang ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris. Zona Sipil menerima manuskrip dari penulis Indonesia dan juga penulis dari berbagai belahan dunia.Zona Sipil ini terbit perdana dalam media cetak pada bulan Desember Tahun 2010 dengan terbit dua edisi (Desember dan Juni). Sejak April 2013 dari Vol 3 terbitan No 1 (April), Zona Sipil menerbitkan tiga edisi per tahun yaitu April, Agustus dan Desember.</p>https://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/Sipil/article/view/2127PEMULIHAN LINGKUNGAN BERBASIS REKAYASA LINGKUNGAN SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN2026-01-28T12:53:39+08:00Muhammad Nur Fatchan Rizqi12124015@univbatam.ac.id Yuanita FD Sidabutaryuanita.fd@univbatam.ac.idHerlina Suciatiherlinasuciati@univbatam.ac.id Januartojanuarto@univbatam.ac.idAlbert Reinold Palidreinold@univbatam.ac.id<p>Pemulihan lingkungan merupakan isu strategis dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya di tengah meningkatnya tekanan aktivasi pembangunan terhadap kualitas lingkungan. Degradasi lingkungan seperti pencemaran tanah, air, dan udara, kerusakan ekosistem, serta menurunnya daya dukung lingkungan menuntut adanya pendekatan yang terintegrasi antara aspek teknis, ekologis, dan sosial. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran rekayasa lingkungan dalam bidang teknik sipil sebagai upaya pemulihan lingkungan yang berkelanjutan. Permasalahan utama yang dibahas meliputi bagaimana penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan dapat diintegrasikan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengelolaan infrastruktur melalui pendekatan rekayasa lingkungan. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah studi literatur dengan menelaah berbagai jurnal ilmiah, laporan penelitian, serta regulasi terkait pemulihan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Hasil kajian menunjukkan bahwa rekayasa lingkungan teknik sipil memiliki peran penting dalam mendukung pemulihan lingkungan melalui penerapan teknologi ramah lingkungan, pengelolaan limbah dan pencemaran, rehabilitasi lahan terdegradasi, serta perencanaan infrastruktur yang memperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungan. Selain itu, integrasi aspek lingkungan dalam pembangunan infrastruktur terbukti mampu meningkatkan keberlanjutan fungsi ekologis sekaligus memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Kesimpulan dari kajian ini menegaskan bahwa pemulihan lingkungan berbasis rekayasa lingkungan merupakan pendekatan yang efektif dan berkelanjutan untuk mendukung pembangunan yang berwawasan lingkungan, khususnya dalam konteks teknik sipil.</p>2026-01-28T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 Muhammad Nur Fatchan Rizqi, Yuanita FD Sidabutar, Herlina Suciati, Januarto, Albert Reinold Palidhttps://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/Sipil/article/view/2128PEMULIHAN LINGKUNGAN TERDEGRADASI MELALUI PENDEKATAN REKAYASA TEKNIK SIPIL BERKELANJUTAN2026-01-28T13:10:24+08:00Andhika Pratama Putra12124011@univbatam.ac.idYuanita FD Sidabutaryuanita.fd@univbatam.ac.idHerlina Suciatiherlinasuciati@univbatam.ac.idAlpano Pryandesalpano.priyandes@gmail.com<p>Degradasi lingkungan merupakan dampak yang sering muncul akibat pesatnya pembangunan <br>infrastruktur dan aktivitas manusia. Kerusakan lingkungan seperti penurunan kualitas tanah, air, dan ekosistem <br>menuntut adanya upaya pemulihan yang berkelanjutan. Rekayasa teknik sipil memiliki peran penting dalam <br>merancang dan menerapkan solusi teknis yang mampu memulihkan lingkungan tanpa mengorbankan kebutuhan <br>pembangunan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji penyebab degradasi lingkungan serta peran rekayasa teknik <br>sipil dalam pemulihan lingkungan terdegradasi melalui pendekatan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah <br>studi literatur dari berbagai sumber ilmiah terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan konsep teknik sipil <br>berkelanjutan seperti infrastruktur hijau, pengelolaan sumber daya air, dan penggunaan material ramah <br>lingkungan dapat menjadi solusi efektif dalam pemulihan lingkungan.</p>2026-01-28T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 Andhika Pratama Putra, Yuanita FD Sidabutar, Herlina Suciati, Alpano Pryandeshttps://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/Sipil/article/view/2129MEWUJUDKAN PERENCANAAN TATA RUANG YANG RAMAH LINGKUNGAN DALAM PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA MELALUI EMISI BERBASIS LAHAN2026-01-28T13:39:15+08:00Dedek Septian12124014@univbatam.ac.idYuanita FD Sidabutaryuanita.fd@univbatam.ac.id Raflis Tanjungraflistanjung@univbatam.ac.idSubkhan4subkhan@univbatam.ac.id<p>Saat ini pergeseran isu pembangunan ke arah keberlanjutan pembangunan memaksa perencanaan tata ruang tidak <br>lagi berpikir secara tradisional yang hanya memikirkan alokasi pembangunan fisik, sosial, dan ekonomi, serta <br>dampak pembangunannya secara lokal di dalam wilayah perencanaan saja. Perencanaan tata ruang dituntut untuk <br>memikirkan dampak pembangunan fisik, ekonomi, dan sosial terhadap lingkungan sekitar wilayah perencanaan, <br>sehingga perencanaan tata ruang yang disusun dapat lebih ramah lingkungan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan <br>untuk mewujudkannya adalah dengan melakukan analisis emisi berbasis lahan. Dengan menggunakan kasus Kota <br>Batam dan Kota Bandar Lampung, teridentifikasi bahwa analisis emisi berbasis lahan ini mampu membantu <br>perencana untuk mengidentifikasi arahan ruang yang rendah emisi yang berarti pula ramah lingkungan. Dalam <br>implementasinya dalam proses dan prosedur penyusunan rencana tata ruang yang berlaku di Indonesia, analisis emisi <br>berbasis lahan ini dapat langsung diintegrasikan, terutama pada tahap analisis dan perumusan konsep pengembangan <br>tanpa memberikan tambahan tahapan.</p>2026-01-28T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 Dedek Septian, Yuanita FD Sidabutar, Raflis Tanjung, Subkhan4https://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/Sipil/article/view/2130REKAYASA LINGKUNGAN BERKELANJUTAN: MENGATASI PENCEMARAN UDARA DI PERKOTAAN2026-01-28T13:47:59+08:00M Bobby Alamsyah12123005@univbatam.ac.idYuanita FD Sidabutaryuanita.fd@univbatam.ac.idPanusunanpanusunan@univbatam.ac.idAkbar Ilmiah Roomakbarmuhamad@gmail.com<p>Pencemaran udara merupakan masalah lingkungan yang semakin meningkat seiring dengan perkembangan <br>pesat urbanisasi dan industri. Pencemaran udara tidak hanya berdampak negatif terhadap kesehatan manusia, tetapi juga <br>mempengaruhi ekosistem dan kualitas hidup secara keseluruhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi <br>solusi rekayasa lingkungan berkelanjutan dalam mengurangi pencemaran udara di kawasan perkotaan. Penelitian ini <br>menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengkaji berbagai teknologi pengendalian polusi udara yang dapat <br>diterapkan untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan. Beberapa strategi yang dibahas dalam <br>penelitian ini meliputi pembangunan ruang terbuka hijau (RTH), penggunaan teknologi ramah lingkungan pada sektor <br>transportasi, serta pengembangan sistem energi terbarukan untuk mengurangi emisi gas buang. Hasil dari penelitian ini <br>menunjukkan bahwa penerapan teknologi ramah lingkungan dan pengelolaan ruang terbuka hijau yang baik dapat <br>signifikan menurunkan kadar polusi udara dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, untuk mencapai <br>lingkungan yang berkelanjutan, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam <br>implementasi solusi ini.</p>2026-01-28T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 M Bobby Alamsyah, Yuanita FD Sidabutar, Panusunan, Akbar Ilmiah Roomhttps://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/Sipil/article/view/2131KAJIAN KEBERLANJUTAN AKTIVITAS PASAR TRADISIONAL SEBAGAI INFRASTRUKTUR EKONOMI MASYARAKAT DARI PERSPEKTIF TEKNIK SIPIL2026-01-28T13:54:52+08:00Tiska Aisyah P12124010@univbatam.ac.idYuanita FD Sidabutaryuanita.fd@univbatam.ac.idFauzanfauzan@univbatam.ac.idYelna Yuristiaryyelna.yuristiary@univbatam.ac.id<p>Pasar tradisional merupakan fasilitas umum yang berperan penting dalam mendukung aktivitas ekonomi <br>masyarakat. Namun, aktivitas pasar tradisional sering menimbulkan permasalahan lingkungan dan infrastruktur, seperti <br>pengelolaan sampah, sistem drainase yang kurang memadai, serta tata ruang pasar yang belum tertata dengan baik. <br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aktivitas pasar tradisional ditinjau dari perspektif teknik sipil dalam kaitannya <br>dengan pembangunan berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif melalui studi <br>literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan prinsip teknik sipil berkelanjutan dapat meningkatkan kualitas <br>lingkungan dan kenyamanan pasar tradisional.</p>2026-01-28T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 Tiska Aisyah P, Yuanita FD Sidabutar, Fauzan, Yelna Yuristiary