https://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/pendekar/issue/feedJurnal Pendekar Nusantara2026-05-11T13:01:52+08:00Dr. Ir. Yuanita FD Sidabutar, ST., M.Sijurnalpendekarnusantara@gmail.comOpen Journal Systems<p><strong>Jurnal Pendekar Nusantara</strong> diterbitkan oleh LPPM-Universitas Batam dalam rangka mendukung upaya pemerintah Republik Indonesia, khususnya Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi untuk meningkatkan jumlah publikasi ilmiah di tingkat Nasional, yang manuskripnya terutama dari hasil temuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. <strong>Jurnal Pendekar Nusantara</strong> ini merupakan jurnal multidisiplin ilmu dan juga dapat menjadi wadah publikasi bagi dosen dan para mahasiswa (S1, S2 maupun S3) di lingkungan perguruan tinggi. Jurnal pengabdian masyarat UNIBA mencakup banyak masalah umum atau masalah yang terkait dengan layanan masyarakat. Tujuan dari publikasi Jurnal Pendekar Nusantara ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian masyarakat.<strong> Jurnal Pendekar Nusantara</strong> berisi berbagai kegiatan dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Implementasi kegiatan layanan juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pelayanan diorganisasikan menjadi kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</p>https://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/pendekar/article/view/2214PENYULUHAN MENGENAI PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA BAGI MASYARAKAT DALAM UPAYA MENINGKATKAN KESADARAN DAN KESEHATAN SOSIAL DI KAMPUNG TUA TELUK MATA IKAN NONGSA2026-04-21T11:59:38+08:00Ibrahim Ibrahimibrahim@univbatam.ac.idIndah Mutiara Youlpiindahmutiarayoulpi@univbatam.ac.idAcholder Tahi Perdoman Siraitacholdertahiperdomansirait@univbatam.ac.idAsmin Lubisasminlubis@univbatam.ac.id<p>Penyalahgunaan narkoba merupakan masalah serius yang berdampak pada kesehatan, sosial, dan keamanan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kampung Tua Teluk Mata Ikan, Kecamatan Nongsa, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkoba serta langkah pencegahannya. Metode yang digunakan meliputi pre-test, penyuluhan interaktif dengan media leaflet, diskusi, post-test, serta monitoring dan evaluasi. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan antara nilai pre-test dan post-test (p < 0,05), yang mengindikasikan bahwa penyuluhan efektif dalam meningkatkan pemahaman, sikap, dan kesadaran masyarakat tentang pencegahan narkoba. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan partisipatif mampu memberdayakan masyarakat untuk menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan sehat dan bebas narkoba.</p>2026-05-11T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 Ibrahim Ibrahim, Indah Mutiara Youlpi, Acholder Tahi Perdoman Sirait, Asmin Lubishttps://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/pendekar/article/view/2216PENINGKATAN LITERASI GIZI MELALUI EDUKASI "ISI PIRINGKU" DI KAMPUNG TUA TELUK MATA IKAN, BATAM2026-04-21T12:02:56+08:00Andi Asda Astiahandiasda@univbatam.ac.idIndriasari Indriasariandiasda@univbatam.ac.idJunita Henrietteandiasda@univbatam.ac.idLiza Ameliaandiasda@univbatam.ac.idSurya Marthiaandiasda@univbatam.ac.id<p>Literasi gizi masyarakat di Kampung Tua Teluk Mata Ikan, Batam masih rendah yang tercermin dari minimnya pengetahuan tentang gizi seimbang dan panduan "Isi Piringku". Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko malnutrisi dan penyakit tidak menular di komunitas. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi gizi melalui edukasi "Isi Piringku" yang partisipatif dan berkelanjutan. Program menggunakan pendekatan community-based participatory dengan melibatkan 35 warga dewasa. Kegiatan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, dan pembentukan kader gizi. Evaluasi dilakukan melalui pre-post test pengetahuan dan penilaian partisipasi masyarakat. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan sebesar 31,9 ± 8,7 % (nilai p = 0,000). Terbentuk 5 kader gizi lokal dengan komitmen kuat masyarakat untuk menerapkan "Isi Piringku" dalam kehidupan sehari-hari. Program edukasi "Isi Piringku" berbasis komunitas berhasil meningkatkan literasi gizi dan memberdayakan masyarakat. Model ini dapat direplikasi di komunitas lain dengan adaptasi lokal.</p>2026-05-11T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 Andi Asda Astiah, Indriasari Indriasari, Junita Henriette, Liza Amelia, Surya Marthiahttps://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/pendekar/article/view/2186PENYULUHAN HIPERTENSI DI KAMPUNG TUA TELUK MATA IKAN NONGSA2026-04-21T11:31:48+08:00Ibrahim Ibrahimibrahim@univbatam.ac.idMeirina Daulaymeirinadaulay@univbatam.ac.idMiralza dizaMiralzadiza@univbatam.ac.idArief El habibieariefelhabibie@univbatam.ac.idYusmahenry Galindrayusmahenry@univbatam.ac.id<p>Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang terus meningkat dan dikenal sebagai silent killer karena sering tanpa gejala namun berisiko menimbulkan komplikasi serius. Data WHO 2021 mencatat 1,28 miliar penderita hipertensi di dunia, sementara Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi di Indonesia mencapai 34,1%. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan hipertensi dilaksanakan pada 15 Juni 2025 di Desa Pengudang, Teluk Sebong, diikuti 30 responden. Metode meliputi pre-test, penyampaian materi menggunakan leaflet, diskusi, post-test, serta monitoring. Hasil uji paired t-test menunjukkan t = 28,46 dengan p = 0,001 (p < 0,05), menandakan peningkatan signifikan pengetahuan peserta. Penyuluhan partisipatif ini efektif meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai faktor risiko, gejala, dan pencegahan hipertensi, meski masih terbatas durasi dan sarana.</p>2026-05-11T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 Ibrahim Ibrahim, Meirina Daulay, Miralza diza, Arief El habibie, Yusmahenry Galindrahttps://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/pendekar/article/view/2198MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA PROMOSI PANTAI UJUNG TELUK MATA IKAN 2026-04-21T11:56:10+08:00Chablullah Wibisonodianatitik.w@univbatam.ac.idSarmini Sarminidianatitik.w@univbatam.ac.idDiana Titik Windayatidianatitik.w@univbatam.ac.idMulyadi Dwi Haryantodianatitik.w@univbatam.ac.idBenni Sumarmandianatitik.w@univbatam.ac.idKristenanda Br Deparidianatitik.w@univbatam.ac.idFranlis Wongdianatitik.w@univbatam.ac.idMega Kurniadianatitik.w@univbatam.ac.idHedjri Samuel Putra Lubisdianatitik.w@univbatam.ac.id<p>Pantai ujung, teluk mata ikan, merupakan salah satu keindahan alam yang tersembunyi, bersebelahan dengan pantai nemo. Membutuhkan sentuhan dari masyarakat maupun pengelola dalam mempromosikan tempat tersebut agar keindahannya dapat dinikmati oleh dunia luar Tim pengabdi berinisiatif mengajak masyarakat sekitar untuk mempromosikan wisata pantai ujung melalui media sosial Instagram. Instagram dipilih karena lebih mudah untuk diakses dan memiliki berbagai keunggulan. Hasilnya masyarakat telah mampu untuk membuat foto dan video serta mengunggahnya pada akun IG yang tersedia. Diharapkan ke depannya semakin banyak orang yang berkunjung ke pantai ujung dan dapat menambah pendapatan masyarakat sekitarnya.</p>2026-05-11T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 Chablullah Wibisono, Sarmini Sarmini, Diana Titik Windayati, Mulyadi Dwi Haryanto, Benni Sumarman, Kristenanda Br Depari, Franlis Wong, Mega Kurnia, Hedjri Samuel Putra Lubishttps://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/pendekar/article/view/2225PEMANFAATAN LIMBAH RUMAH TANGGA MENJADI POTENSI PENDAPATAN KELUARGA2026-04-23T15:15:55+08:00Ely Kurniawatielykurniawati@univbatam.ac.idOne Yantrielykurniawati@univbatam.ac.idNona Jane Onoyielykurniawati@univbatam.ac.idIhram Banielykurniawati@univbatam.ac.idSuyanto Suyantoelykurniawati@univbatam.ac.idWulan Octavienyelykurniawati@univbatam.ac.id<p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kampung Tua Teluk Mata Ikan, Nongsa, Batam, dengan tujuan mengurangi permasalahan limbah rumah tangga sekaligus membuka peluang pendapatan keluarga. Program dilakukan dengan pendekatan <em>Participatory Action Research</em> (PAR) dan melibatkan 20 orang ibu-ibu rumah tangga sebagai peserta utama. Fokus kegiatan adalah pelatihan pemanfaatan limbah organik berupa sisa buah dan sayuran menjadi eco enzyme, yaitu cairan fermentasi multifungsi yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk cair, pembersih ramah lingkungan, dan penjernih air. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta, peningkatan pemahaman tentang pemilahan sampah, serta keterampilan dalam memproduksi eco enzyme secara mandiri. Dampak lanjutan berupa kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah berkelanjutan juga tercapai. Program ini menegaskan bahwa edukasi praktis mampu memberdayakan ekonomi keluarga sekaligus mendukung pelestarian lingkungan, sehingga berpotensi direplikasi di wilayah serupa.</p>2026-05-11T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 Ely Kurniawati, One Yantri, Nona Jane Onoyi, Ihram Bani, Suyanto Suyanto, Wulan Octavienyhttps://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/pendekar/article/view/2231PROGRAM PENGELOLAAN PENYAKIT KRONIS (PROLANIS)2026-04-24T12:21:46+08:00Kasih Purwatikasihpurwati@univbatam.ac.idMandiri Nindiasarikasihpurwati@univbatam.ac.idMartin Andi Hamdjangkasihpurwati@univbatam.ac.idMohd. Faisal Rezakasihpurwati@univbatam.ac.idMuhammad Rifkikasihpurwati@univbatam.ac.id<p>Penyakit kronis merupakan tantangan utama dalam sistem kesehatan di indonesia, termasuk di kota batam. Penyakit kronis memerlukan penanganan jangka panjang, perubahan gaya hidup yang signifikan untuk mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup. Dalam pelaksanaan program pengelolaan penyakit kronis, di laksanakan di Kampung Pertamina 2 Mesol Batam Center pendekatan yang di gunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif. Pendekatan partisifatif di lakukan dengan melibatkan langsung warga binaan prolanis serta pihak puskesmas kabil dalam setiap tahap kegiatan,sementara pendekatan edukatif di lakukan melalui penyuluhan dan pendampingan berbasis ilmu kesehatan masyarakat, dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan kemandirian peserta dalam pengelolaan penyakit kronis. Selain itu pendekatan yang di gunakan juga bersifat promotif dan preventif, yaitu dengan mendorong gaya hidup sehat dan dan deteksi dini komplikasi melalui kegiatan seperti senam PROLANIS, pemeriksaan kesehatan, dan edukasi gizi. Hasil dari pengabdian masyarakat yang sudah dilakukan yaitu menambahnya wawasan dan pemahaman mengenai program pengelolaan penyakit kronis. Agar nantinya kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat memperoleh manfaat yang lebih besar maka diperlukan pendampingan yang lebih dalam kepada masyarakat sebagai upaya untuk menumbuhkan kesadaran mengenai program pengelolaan penyakit kronis di Kampung Pertamina 2 Mesol Batam Center.</p>2026-05-11T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 Kasih Purwati, Mandiri Nindiasari, Martin Andi Hamdjang, Mohd. Faisal Reza, Muhammad Rifkihttps://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/pendekar/article/view/2235CROSS-BORDER YOUTH INNOVATION: BUILDING SUSTAINABLE SKILLS IN CONSTRUCTION, CREATIVE MARKETING, AND HEALTH AWARENESS AT SMK GEMEREH SEGAMAT, MALAYSIA2026-05-05T15:52:50+08:00Mohamad Gita Indrawangitaindrawan@univbatam.ac.idArum Dwi Anjaniarum.dwianjani05@univbatam.ac.idHerlina Suciatiherlinasuciati@univbatam.ac.idIsramilda Isramildaisramilda@univbatam.ac.idLidya Syafitrigitaindrawan@univbatam.ac.idIsma Ishakgitaindrawan@univbatam.ac.idMaisarah Bt Mohamadgitaindrawan@univbatam.ac.idAinnur Sofea Binti Aliasgitaindrawan@univbatam.ac.idTiska Aisyahgitaindrawan@univbatam.ac.idDivani Salsa Billagitaindrawan@univbatam.ac.id<p>Kegiatan pengabdian masyarakat lintas negara ini dilaksanakan untuk menjawab permasalahan rendahnya akses siswa SMK terhadap pelatihan keterampilan berkelanjutan dalam bidang konstruksi, pemasaran kreatif, dan kesehatan preventif, yang menyebabkan kesenjangan kompetensi dengan kebutuhan industri modern. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan siswa SMK Gemereh Segamat dalam memahami dan menerapkan keterampilan teknis maupun nonteknis yang relevan dengan perkembangan global, sekaligus memperluas wawasan mereka melalui kolaborasi internasional antara Universitas Batam dan UiTM Malaysia. Metode yang digunakan meliputi edukasi partisipatif, pendampingan praktik, simulasi, serta studi kasus yang disampaikan secara interaktif. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada 20 November 2025 dengan melibatkan 64 siswa secara langsung. Materi yang diberikan mencakup strategi pemasaran berbasis kreativitas dan</p> <p>digital storytelling, konsep konstruksi berkelanjutan dan teknik sederhana bangunan hijau, serta edukasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk meningkatkan kedisiplinan dan kesadaran keselamatan di lingkungan sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap pemasaran modern berbiaya rendah, kemampuan mengenali penerapan material ramah lingkungan, serta meningkatnya kesadaran terhadap risiko dan penggunaan alat pelindung diri. Siswa juga mampu menghasilkan ide kampanye kreatif serta proyek kecil terkait konstruksi berkelanjutan. Program ini tidak hanya memperkuat kompetensi siswa, tetapi juga mendorong budaya belajar kolaboratif dan berkelanjutan, serta mempererat hubungan akademik antara institusi pendidikan Indonesia dan Malaysia sebagai fondasi bagi kegiatan bersama di masa mendatang.</p>2026-05-11T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 Mohamad Gita Indrawan, Arum Dwi Anjani, Herlina Suciati, Isramilda Isramilda, Lidya Syafitri, Isma Ishak, Maisarah Bt Mohamad, Ainnur Sofea Binti Alias, Tiska Aisyah, Divani Salsa Billahttps://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/pendekar/article/view/2238BE A BUDDY, NOT A BULLY: BUILDING A CARING SCHOOL TOGETHER AT SMK GEMEREH SEGAMAT JOHOR, MALAYSIA2026-05-05T18:15:00+08:00Sukma Sahrenysukmasahreni@univbatam.ac.idElvita Norsa Susanaelvitans@univbatam.ac.idRatna Dewi Silalahiratnadewi841@univbatam.ac.idCevy Amaliacevy_psychology@univbatam.ac.idMuhamad Ismailelvitans@univbatam.ac.idHasyim Mohammed Amarelvitans@univbatam.ac.idSellvine Marumpe Singcolanelvitans@univbatam.ac.idNaila Kalyca Hanunelvitans@univbatam.ac.idMohamad Haris Danial Bin Norhishamelvitans@univbatam.ac.idAhmad Ridzwa Bin Yahayaelvitans@univbatam.ac.id<p>Program Pengabdian Masyarakat “Be a Buddy, Not a Bully: Building a Caring School Together” dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai bullying serta mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan peduli. Kegiatan ini melibatkan 16 peserta dan menggunakan metode edukasi interaktif melalui penyuluhan, diskusi, dan pemutaran materi visual. Evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dari rata-rata 5,4 menjadi 9,0 setelah penyuluhan. Peserta juga menunjukkan perubahan sikap positif, termasuk meningkatnya empati dan keberanian untuk bertindak sebagai active bystander. Hasil kegiatan ini menegaskan bahwa pendekatan edukatif yang partisipatif efektif dalam membangun budaya anti-bullying dan memperkuat karakter siswa di SMK Gemereh, Segamat, Johor, Malaysia.</p>2026-05-11T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 Sukma Sahreny, Elvita Norsa Susana, Ratna Dewi Silalahi, Cevy Amalia, Muhamad Ismail, Hasyim Mohammed Amar, Sellvine Marumpe Singcolan, Naila Kalyca Hanun, Mohamad Haris Danial Bin Norhisham, Ahmad Ridzwa Bin Yahayahttps://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/pendekar/article/view/2241PEMANFAATAN ADDITIVE MANUFAKTURING SEBAGAI ALTERNATIF PENGURANGAN LIMBAH PLASTIK RUMAH TANGGA2026-05-06T14:14:49+08:00Suharjo Suharjosuharjo@univbatam.ac.idNanny Nannynanny@univbatam.ac.idNur Effendi Anwarnureffendi@univbatam.ac.idSiti Nuursiah Jamaludinsuharjo@univbatam.ac.idNurul Humaira Binti Mohd Nizamsuharjo@univbatam.ac.idNurul Aisyah Binti Khairilsuharjo@univbatam.ac.idNatasya Geraldine Gazalisuharjo@univbatam.ac.idSri Indah Monikasuharjo@univbatam.ac.idGaluh Rizki May Mulialitasuharjo@univbatam.ac.id<p>Additive Manufacturing (AM) adalah teknologi manufaktur yang dapat diterapkan dalam skala rumahan. Teknologi AM tidak memerlukan peralatan dan daya yang besar sehingga dapat diterapkan dalam sekala rumahan untuk berbagai keperluan. Pengabdian pada masyarakat ini menjelaskan secara sederhana tentang AM kepada generasi muda pada usia sekolah antara 12 sampai dengan 17 tahun. Kegiatan masyarakat ini menjelaskan bagaimana AM dapat digunakan untuk proses mendaur ulang limbah plastik Polyethylene Terephthalate (PET) menjadi produk sehari-hari yang berguna seperti pot tanaman, keranjang sampah, dan barang rumah tangga lainnya. Peningkatan jumlah limbah plastik menuntut adanya inovasi dalam sistem pengolahan sampah, khususnya melalui pemanfaatan material daur ulang. Proses daur ulang limbah plastik PET dimulai dengan proses pencacahan, ekstrusi menjadi filament, pencetakan 3D, serta evaluasi performa produk. Dari hasil penelitan penelitan sebelumnya menunjukkan bahwa PET daur ulang memiliki potensi besar sebagai bahan baku AM, dengan karakteristik mekanis yang layak dan stabil untuk produk non-struktural. Pengabdian pada masyarakat ini memberikan kontribusi dalam upaya menumbuhkan kesadaran pada generasi muda dalam mendukung upaya pengurangan limbah plastik.</p>2026-05-11T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 Suharjo Suharjo, Nanny Nanny, Nur Effendi Anwar, Siti Nuursiah Jamaludin, Nurul Humaira Binti Mohd Nizam, Nurul Aisyah Binti Khairil, Natasya Geraldine Gazali, Sri Indah Monika, Galuh Rizki May Mulialitahttps://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/pendekar/article/view/2243SERUMPUN DALAM PENGETAHUAN: BELAJAR BERSAMA TENTANG AKUNTANSI, HUKUM, DAN NILAI KENOTARIATAN DALAM BINGKAI NUSANTARA DAN SEMENANJUNG2026-05-06T15:50:38+08:00Benni Sumarmanbenni.sumarman@univbatam.ac.idSiti NurkhotijahSitinurkhotijah@univbatam.ac.idTitik Aminahtitikaminah@univbatam.ac.idSyiffa Nayla Deanovabenni.sumarman@univbatam.ac.idInsan Nur Arifbenni.sumarman@univbatam.ac.idAsterela Yolandabenni.sumarman@univbatam.ac.idFaten Elina Kamaruddinbenni.sumarman@univbatam.ac.idAisyah Saffiyah BT Yahayabenni.sumarman@univbatam.ac.idHaifa Syahmina BT Helmybenni.sumarman@univbatam.ac.id<p>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) internasional ini dilaksanakan di SMK Gemereh, Johor, Malaysia, dengan tujuan meningkatkan literasi dasar siswa mengenai akuntansi sederhana, hukum praktis, serta nilai kenotariatan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini berangkat dari kedekatan budaya dan sejarah Indonesia–Malaysia sebagai bangsa serumpun yang memiliki tradisi hukum dan ekonomi berbasis komunitas. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, sosialisasi klasikal, Focus Group Discussion (FGD) sederhana, simulasi peran, permainan bahasa serumpun, serta studi kasus mengenai pencatatan transaksi harian dan contoh perjanjian pinjam barang. Pre-test dan post-test diberikan untuk mengukur tingkat pemahaman siswa sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap pentingnya pembukuan sederhana, kesadaran hukum dalam aktivitas digital, dan pemahaman nilai kejujuran serta amanah dalam praktik kenotariatan. Interaksi aktif siswa melalui diskusi, tanya jawab, dan simulasi menunjukkan bahwa pendekatan lintas budaya mampu memperkuat keterlibatan peserta dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna. Kegiatan ini tidak hanya memberikan peningkatan pengetahuan, tetapi juga mempererat hubungan serumpun antara Indonesia dan Malaysia melalui kolaborasi akademik yang bersifat aplikatif dan budaya.</p>2026-05-11T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 Benni Sumarman, Siti Nurkhotijah, Titik Aminah, Syiffa Nayla Deanova, Insan Nur Arif, Asterela Yolanda, Faten Elina Kamaruddin, Aisyah Saffiyah BT Yahaya, Haifa Syahmina BT Helmy