HUBUNGAN PEMBERIAN ASI DENGAN KEJADIAN HIPERBILIRUBIN DI RUANGAN NICU RUMAH SAKIT HJ. BUNDA HALIMAH BATAM TAHUN 2024

ASI; Hiperbilirubinemia; Perinatologi

Authors

  • Angga Putri Universitas Batam, Batam, Kepulauan Riau
  • Ulina Agnes Gracia Universitas Batam
  • Nurhafizah Nurhafizah Universitas Batam

DOI:

https://doi.org/10.37776/zk.v16i3.2277

Abstract

Kelainan hematologi atau hyperbilirubinemia merupakan penyebab morbiditas neonatal nomor 5 dengan prevalensi sebesar 5,6% setelah prematuritas, gangguan nafas, sepsis dan hipotermi. Berdasarkan data dari rekam medis di Rumah Sakit Hj. Bunda Halimah, didapatkan bahwa angka kejadian Hiperilirubinemia pada bulan Januari sampai dengan bulan Mei 2024 mencapai 92 kasus hyperbilirubinemia dengan kasus tertinggi pada bulan Februari dengan total 25 kasus. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adanya hubungan pemberian ASI dengan kejadian hiperbilirubin di ruangan NICU Rumah Sakit Hj. Bunda Halimah. Desain Penelitian ini adalah adalah survey analitik dengan menggunakan pendekatan cross-sectional study. Populasi penelitian ini adalah seluruh bayi dengan hiperbilirubin di ruangan Rumah Sakit Hj. Bunda Halimah, dengan sampel populasi 65 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik consecutive sampling. Lokasi penelitian di Rumah Sakit Hj. Bunda Halimah Kota Batam pada bulan Agustus. Alat pengumpulan data menggunakan rekam medik. Analisa data yang di gunakan adalah univariat distribusi frekuensi dan analisa bivariat melalui uji statistik chi-square. Hasil penelitian diperoleh kejadian hiperbilirubin pada bayi ditemukan sebanyak 13 bayi (56.6%) dan yang tidak mengalami kejadian hiperbilirubinemia sebanyak 10 bayi (43.5%), berdasarkan pemerian asi secara “Parsial” dengan kejadian hiperbilirubin pada bayi ditemukan sebanyak 20 bayi (74.1%) dan yang tidak mengalami kejadian hiperbilirubinemia sebanyak 7 bayi (25.9%), dan berdasarkan pemerian asi “Non-ASI” dengan kejadian hiperbilirubin pada bayi ditemukan sebanyak 8 bayi (53.3%) dan yang tidak mengalami kejadian hiperbilirubinemia sebanyak 7 bayi (46.7%), yang berarti tidak adanya hubungan yang bermakna antara status pemberian ASI dengan kejadian hiperbilirubinemia di ruangan NICU dan Perinatologi RS Hj. Bunda Halimah Batam.

Author Biography

Angga Putri, Universitas Batam, Batam, Kepulauan Riau

SINTA ID: 6010580 SCOPUS ID: 57220115852 Google Scholar ID: ySb1szIAAAAJ

Downloads

Published

2026-08-10

Issue

Section

Articles