- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.

- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Hubungan Pemberian Suplemen Zinc Dengan Frekuensi Diare Pada Anak di Wilayah Kerja Puskesmas Baloi Permai Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.37776/zk.v16i2.2160Abstrak
Berdasarkan data dinas kesehatan kota Batam Puskesmas Baloi Permai memiliki jumlah anak diare tertinggi pada tahun 2023 sebanyak 389 kasus diare pada anak. WHO merekomendasikan penambahan suplementasi zinc pada tatalaksana Lintas diare. Diare anak di Puskesmas Baloi Permai pada bulan Januari hingga Juni 2025 sebanyak 207 kasus. Puskesmas baloi permai menerapkan pemberian suplemen zinc pada anak diare sesuai indikasi namun belum ada evaluasi terhadap pemberian suplemen zinc pada anak diare. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pemberiaan suplemen zinc dengan frekuensi diare pada anak diwilayah kerja puskesmas baloi permai. Desain penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak yang berobat. Sampel penelitian meliputi anak diare. Sampel pada penelitian ini adalah 42 anak dengan teknik total sampling. Lokasi penelitian di Wilayah Kerja Puskesmas Baloi Permai yang dilakukan pada Tanggal 21 Juli hingga 21 Agustus Tahun 2025. Alat pengumpulan data menggunakan lembar checklist, Hasil analisis menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian sebagian besar anak mengkosumsi zinc hingga tuntas selama 10 hari sebanyak 36 anak (85,7%). Frekuensi diare anak perhari menunjukkan mayoritas anak mengalami diare ringan (73.8%). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pemberian suplemen zinc dengan frekuensi diare pada anak dengan p-value 0,032 (<0,05). Disarankan bagi tempat penelitian untuk dapat meningkatkan upaya capaian pemberian suplemen zinc pada anak diare secara maksimal dengan tujuan menekan terjadinya jumlah peningkatan anak diare di Wilayah kerja Puskesmas baloi Permai.Unduhan
Diterbitkan
2026-02-27
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Servalina Tampubolon, Ana Faizah , Ratna Dewi Silalahi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
  Authors who publish with this journal agree to the following terms:
