INOVASI MATERIAL KONSTRUKSI BERBASIS REKAYASA HAYATI UNTUK INFRASTRUKTUR BERKELANJUTAN

Bangunan pintar; Beton sembuh mandiri; Bio-beton; Infrastruktur hijau; Konstruksi berkelanjutan; Material rekayasa hayati; Reduksi karbon

Authors

  • Galih Cahyo Kumolo Universitas Batam
  • Yuanita FD Sidabutar Universitas Batam
  • Akbar Universitas Batam
  • Subkhan Universitas Batam

DOI:

https://doi.org/10.37776/zs.v16i1.2316

Abstract

Pembangunan berkelanjutan di sektor konstruksi menuntut integrasi antara pelestarian lingkungan, efisiensi energi, dan inovasi teknologi. Studi ini mengeksplorasi penerapan material konstruksi hasil rekayasa hayati—khususnya bio-beton dan bio-sementasi—sebagai pendekatan inovatif dalam menjawab tantangan ketahanan dan keberlanjutan struktur bangunan. Material ini memanfaatkan mikroorganisme seperti Bacillus subtilis dan Sporosarcina pasteurii untuk mengendapkan kalsium karbonat secara biologis, memungkinkan proses penyembuhan sendiri (self-healing) serta meningkatkan sifat mekanik beton. Temuan dari Sidabutar dkk. menjadi dasar kontekstual penelitian ini, khususnya dalam kondisi iklim tropis Indonesia yang membutuhkan strategi konstruksi yang hemat energi dan ramah lingkungan. Integrasi sistem otomasi berbasis Internet of Things (IoT) dalam desain bangunan hijau menunjukkan potensi signifikan, dengan penghematan energi hingga 30% dan penurunan emisi karbon yang terukur. Studi ini menekankan potensi sinergis antara teknologi bangunan pintar dan material hasil rekayasa biologis dalam mewujudkan infrastruktur yang tangguh,rendah karbon, dan sesuai untuk lingkungan urban tropis. Implikasi penelitian ini menjangkau aspek kebijakan, praktik desain, hingga inovasi material, serta menyoroti pentingnya kolaborasi lintas disiplin untuk merealisasikan konstruksi berkelanjutan. Artikel ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu rekayasa material hayati dan mendukung adopsi metode konstruksi yang berwawasan ekologi sesuai dengan tujuan iklim global.

Downloads

Published

2026-07-30

Issue

Section

Articles