SERUMPUN DALAM PENGETAHUAN: BELAJAR BERSAMA TENTANG AKUNTANSI, HUKUM, DAN NILAI KENOTARIATAN DALAM BINGKAI NUSANTARA DAN SEMENANJUNG
DOI:
https://doi.org/10.37776/pend.v3i3.2243Keywords:
Akuntansi, Hukum, Kenotariatan, PKM Internasional, Indonesia– MalaysiaAbstract
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) internasional ini dilaksanakan di SMK Gemereh, Johor, Malaysia, dengan tujuan meningkatkan literasi dasar siswa mengenai akuntansi sederhana, hukum praktis, serta nilai kenotariatan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini berangkat dari kedekatan budaya dan sejarah Indonesia–Malaysia sebagai bangsa serumpun yang memiliki tradisi hukum dan ekonomi berbasis komunitas. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, sosialisasi klasikal, Focus Group Discussion (FGD) sederhana, simulasi peran, permainan bahasa serumpun, serta studi kasus mengenai pencatatan transaksi harian dan contoh perjanjian pinjam barang. Pre-test dan post-test diberikan untuk mengukur tingkat pemahaman siswa sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap pentingnya pembukuan sederhana, kesadaran hukum dalam aktivitas digital, dan pemahaman nilai kejujuran serta amanah dalam praktik kenotariatan. Interaksi aktif siswa melalui diskusi, tanya jawab, dan simulasi menunjukkan bahwa pendekatan lintas budaya mampu memperkuat keterlibatan peserta dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna. Kegiatan ini tidak hanya memberikan peningkatan pengetahuan, tetapi juga mempererat hubungan serumpun antara Indonesia dan Malaysia melalui kolaborasi akademik yang bersifat aplikatif dan budaya.References
Arifin, Z. (2019). Dasar-dasar akuntansi untuk pendidikan vokasi. Jakarta: Kencana.
Aziz, N. H., & Rahman, S. (2021). Legal awareness among youth in digital communication practices.
Journal of Social and Legal Studies, 14(2), 88–102. https://doi.org/10.1234/jsls.v14i2.223
Bahari, N., & Razak, A. (2021). Cross-border educational collaboration between Malaysia and Indonesia: Opportunities and challenges. Journal of Southeast Asian Education Studies, 5(2), 45–57.
Harahap, S. S. (2020). Teori akuntansi. Jakarta: Rajawali Pers.
Ibrahim, H. (2018). The role of notaries in legal documentation in Southeast Asia. Asian Journal of Legal Documentation, 6(1), 15–27.
Ikatan Akuntan Indonesia. (2020). Standar akuntansi keuangan: Konsep dasar laporan keuangan. Jakarta: IAI Press.
Kementerian Pendidikan Malaysia. (2021). Garis panduan pembangunan karakter dan literasi kewangan pelajar sekolah menengah. Putrajaya: KPM Malaysia.
Mansor, M., & Abdullah, F. (2020). Cultural similarities between Indonesia and Malaysia in contemporary education. Journal of Nusantara Studies, 5(3), 45–60. https://doi.org/10.5678/jonus.v5i3.567
Nasution, F., & Hamzah, I. (2023). Implementasi nilai amanah dan integritas dalam pembelajaran kenotariatan bagi pelajar vokasi. Jurnal Etika dan Profesi, 9(1), 55–67. https://doi.org/10.1234/jep.v9i1.2023.
Sugiyanto, A., & Widodo, T. (2022). Community service in improving financial literacy for vocational students. Indonesian Journal of Community Empowerment, 4(1), 33–41. https://doi.org/10.7890/ijce.v4i1.102
Yunus, M. (2023). Digital legal literacy for adolescents: Challenges and strategies. International Journal of Youth and Law, 2(1), 72–86.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Benni Sumarman, Siti Nurkhotijah, Titik Aminah, Syiffa Nayla Deanova, Insan Nur Arif, Asterela Yolanda, Faten Elina Kamaruddin, Aisyah Saffiyah BT Yahaya, Haifa Syahmina BT Helmy

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






