GAMBARAN BURNOUT ACADEMIC PADAMAHASISWA TINGKAT AKHIR DI KOTA BATAM
DOI:
https://doi.org/10.37776/jizp.v8i2.2163Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan fenomena burnout akademik pada mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyelesaikan tugas akhir (skripsi). Academic burnout didefinisikan sebagai kondisi kelelahan emosional, depersonalisasi, dan penurunan pencapaian diri akibat tekanan akademik yang berlangsung secara berkepanjangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara semi-terstruktur dan observasi terhadap satu subjek yang merupakan mahasiswa tingkat akhir di salah satu universitas di Batam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek mengalami academic burnout dengan gejala berupa prokrastinasi, tekanan dari tenggat waktu yang berubah, kesulitan manajemen waktu, serta gejala emosional seperti overthinking dan kecemasan yang tinggi. Meski demikian, subjek menunjukkan adanya mekanisme koping positif dan dukungan sosial dari keluarga yang membantu dalam mengelola emosi dan tekanan akademik. Temuan ini menegaskan pentingnya peran dukungan sosial dan strategi manajemen stres dalam mengurangi risiko burnout akademik pada mahasiswa tingkat akhir.Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Azriya Shabila Ainunnahr, Cevy Amelia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Manuskrip yang diserahkan penulis haruslah sebuah karya yang tidak melanggar hak cipta (copyright) yang ada. Naskah yang dimasukkan harus yang belum pernah diterbitkan dan tidak dikirimkan pada waktu yang bersamaan kepada penerbit lain. Hak cipta atas semua material termasuk yang berbentuk cetak, elektronik dan bentuk lainnya dipegang oleh Jurnal Ilmiah Zona Psikologi. Setelah manuskrip telah melewati proses penyuntingan substansi dan positif diterima, penulis mengirimkan berkas Pernyataan Hak Cipta ke alamat redaksi Jurnal Ilmiah Zona Psikologi.


