REGULASI EMOSI PADA ANAK DENGAN ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER (ADHD) DITINJAU DARI PERAN PREFRONTAL CORTEX DAN AMYGDALA
ADHD; Regulasi emosi; Observasi; Anak; Control impuls
DOI:
https://doi.org/10.37776/jizp.v8i3.2274Abstrak
Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan regulasi emosi pada anak dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) melalui metode observasi. Penelitian dilakukan di Disability Islamic School Ibnu Ismail Batam dengan melibatkan sembilan anak ADHD yang diamati oleh tiga pengamat. Observasi difokuskan pada aspek regulasi emosi, kontrol impuls, fleksibilitas emosional,dan toleransi stres. Hasil observasi menunjukkan bahwa seluruh subjek mengalami kesulitan dalamregulasi emosi dengan tingkat keparahan yang berbeda. Anak dengan ADHD sedang–berat menunjukkan gangguan regulasi emosi yang lebih menonjol dibandingkan anak dengan ADHD ringan–sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa gangguan regulasi emosi merupakan karakteristik penting pada ADHD dan berkaitan dengan tingkat keparahan gangguan. Penelitian ini menegaskan pentingnya intervensi yang tidak hanya berfokus pada perhatian dan perilaku, tetapi juga pada pengembangan kemampuan regulasi emosi anak dengan ADHD.Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jessica Wang, Revalina Stevy, Yougie Trie Syaputra, Wilda Fasim Hasibuan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Manuskrip yang diserahkan penulis haruslah sebuah karya yang tidak melanggar hak cipta (copyright) yang ada. Naskah yang dimasukkan harus yang belum pernah diterbitkan dan tidak dikirimkan pada waktu yang bersamaan kepada penerbit lain. Hak cipta atas semua material termasuk yang berbentuk cetak, elektronik dan bentuk lainnya dipegang oleh Jurnal Ilmiah Zona Psikologi. Setelah manuskrip telah melewati proses penyuntingan substansi dan positif diterima, penulis mengirimkan berkas Pernyataan Hak Cipta ke alamat redaksi Jurnal Ilmiah Zona Psikologi.


